|
- Pasien / Keluarga mengambil nomor antrian yangtelah disediakan oleh petugas sebelum mendaftar
- Pasien / keluarga menunggu dibangku tunggu menunggu panggilan Petugas Pendaftaran
- Setelah dipanggil oleh Petugas Loket keluarga menyerahkan nomor pendaftaran. Petugas menanyakan apakah pasien sudah pernah berobat sebelumnya.
A. Pasien Baru
- Petugas menanyakan apakah pasien mempunyai KTP atau kartu BPJS.
- Apabila tidak punya kartu BPJS, petugas pendaftaran menanyakan identitas ( Nama, Umur KK, Pendidikan, Pekerjaan, Jenis Pasien, Alamat )
- Petugas membuat Nomor Rekam Medis
- Petugas mencatat identitas pasien ke dalam buku register pasien ( Nama, Umur, KK, Jenis Pasien, Unit Pelayanan yang dituju, Nomor Kartu BPJS )
- Petugas membuat kartu berobat
- Petugas membuat Family Folder
B. Pasien Lama
- Petugas menanyakan Kartu berobat dan Kartu BPJS
- Bila Pasien tidak membawa Kartu Berobat, petugas pendaftaran mencari nomor Rekam Medis
- Petugas menanyakan nama pasien
- Petugas mencatat identitas pasien ke dalam buku register ( Nama, Umur, KK, Pendidikan, Pekerjaan, Jenis Pasien, Alamat, Unit Pelayanan yang dituju, Nomor BPJS )
4. Petugas memberitahu pada pasien bahwa Kartu Berobat berlaku untuk satu keluarga, bila berobat kembali kartu harap dibawa.
5. Petugas mengambil Family Folder ( FF ) sesuai dengan Nomor Rekam Medis.
6. Petugas mengambil Rekam Medis (RM) dari FF sesuai nama pasien.
7. Petugas menulis tanggal dan tujuan pelayanan di RM
8. Petugas mengantar FF Pasien ke Unit Pelayanan yang dituju.
9. Setelah itu pasien menunggu panggilan ke tempat Pelayanan yang dituju. |